PROMOSI KESEHATAN MENGENAI PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA KLINIK KECANTIKAN DI KECAMATAN GLENMORE, KABUPATEN BANYUWANGI
Keywords:
alat pelindung diri, kesehatan keselamatan kerja, promosi kesehatanAbstract
Klinik kecantikan memiliki berbagai potensi bahaya kerja, antara lain biologis, kimia, fisik, ergonomi, dan psikososial, sehingga penggunaan alat pelindung diri (APD) penting untuk melindungi pekerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan pekerja klinik kecantikan di Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi dalam memilih dan menggunakan APD sesuai risiko pekerjaan. Kegiatan menggunakan pendekatan promosi kesehatan melalui edukasi, identifikasi bahaya, demonstrasi, praktik, diskusi, serta evaluasi one-group pre-test–post-test. Kegiatan diikuti oleh 20 pekerja. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 62,5 pada pre-test menjadi 87,5 pada post-test, sedangkan 17 peserta (85%) memiliki keterampilan penggunaan APD dalam kategori baik. Kegiatan menunjukkan bahwa edukasi yang disertai demonstrasi dan praktik dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja dalam penggunaan APD. Keberlanjutan program diperlukan melalui penyediaan APD yang sesuai, pemantauan, edukasi berkala, dan penguatan budaya keselamatan kerja.

