MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG RAMUAN OBAT TRADISIONAL ANTIKOLESTEROL DARI TUMBUHAN BERBASIS SAINTIFIKASI JAMU

Authors

  • Eva Pahlani Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Nala Syarifah Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Yulianingtyas Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Saskia Aulia Sutisna Institut Kesehatan Rajawali Author
  • Citra Askia Institut Kesehatan Rajawali Author

Keywords:

Jamu saintification, Traditional herbs, Cholesterol

Abstract

ABSTRAK

Program Saintifikasi Jamu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis ilmu kefarmasian. Dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, diharapkan timbul pemahaman bahwa jamu bukan hanya warisan budaya tetapi juga alternatif terapi yang memiliki bukti ilmiah.  Metode yang digunakan meliputi, (1) Sosialisasi dan Ceramah (2) Penyebaran Leaflet dan Brosur dan (4) Sesi Diskusi. Hasil dari kegiatan program edukasi ini adalah (1) Peningkatan Pengetahuan Masyarakat: Peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai konsep saintifikasi jamu, yaitu upaya ilmiah untuk membuktikan secara ilmiah khasiat ramuan tradisional. Berdasarkan hasil kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan, terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 75% mengenai manfaat dan cara penggunaan tanaman obat antikolesterol. (2) Pengenalan Jenis Tumbuhan Antikolesterol Lokal : Masyarakat dikenalkan pada berbagai tanaman yang berkhasiat menurunkan kadar kolesterol, seperti daun jati belanda, daun kemuning, kelembak, tempuyung. (3) Peningkatan Kesadaran Gaya Hidup Sehat : Selain mengenal jamu, masyarakat mendapatkan edukasi tentang pentingnya menjaga pola makan rendah lemak, olahraga rutin, dan menghindari rokok serta alkohol sebagai bagian dari pencegahan kolesterol tinggi. Hasil evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengisian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan edukasi ini.

ABSTRACT

The Jamu Saintification Program improves the quality of pharmaceutical science-based health services. By providing education to the public, it is hoped that an understanding will arise that herbal medicine is not only a cultural heritage but also an alternative therapy that has scientific evidence.  The methods used include, (1) Socialization and Lectures (2) Distribution of Leaflets and Brochures and (4) Discussion Sessions. The results of this educational program activity are (1) Increasing Public Knowledge: Participants gain a better understanding of the concept of herbal medicine scientification, namely scientific efforts to scientifically prove the efficacy of traditional herbs. Based on the results of questionnaires before and after the activity, there was an increase in public knowledge by 75% regarding the benefits and how to use anti-cholesterol medicinal plants. (2) Introduction to Local Anti-Cholesterol Plant Types: The public is introduced to various plants which have the property of lowering cholesterol levels, such as Dutch teak leaves, kemuning leaves, rhubarb, tempuyung. (3) Increasing Healthy Lifestyle Awareness: Apart from getting to know herbal medicine, people receive education about the importance of maintaining a low-fat diet, regular exercise, and avoiding smoking and alcohol as part of preventing high cholesterol. The results of the activity evaluation were carried out by filling out questionnaires before and after the activity, there was a significant increase in participants' understanding after participating in this educational activity.

Downloads

Published

2026-05-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG RAMUAN OBAT TRADISIONAL ANTIKOLESTEROL DARI TUMBUHAN BERBASIS SAINTIFIKASI JAMU. (2026). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 3(2). https://jurnal.optimaluntuknegeri.com/index.php/kesehatan-kedokteran/article/view/405