DETEKSI DINI FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR MELALUI PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS PADA IBU-IBU ‘AISYIYAH DI KOTA TASIKMALAYA
DOI:
https://doi.org/10.5281/z5fpb264Keywords:
Aisyiyah; deteksi dini; penyakit tidak menular; skrining kesehatanAbstract
Penyakit tidak menular (PTM) merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang penting dan memerlukan upaya pencegahan serta deteksi dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko PTM melalui pemeriksaan kesehatan gratis pada Ibu ‘Aisyiyah di Kota Tasikmalaya. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan skrining kesehatan dan analisis deskriptif terhadap 47 peserta dengan data pemeriksaan lengkap, meliputi usia, berat badan, tinggi badan, lingkar perut, gula darah sewaktu (GDS), dan tekanan darah. Rerata usia peserta adalah 54,1 tahun dengan rentang 27–73 tahun. Sebanyak 25 peserta (53,2%) memiliki indeks massa tubuh (IMT) ≥25 kg/m². Lingkar perut ≥80 cm ditemukan pada 33 peserta (71,7%). GDS ≥140 mg/dL ditemukan pada 10 peserta (21,3%), termasuk 2 peserta (4,3%) dengan nilai ≥200 mg/dL. Tekanan darah ≥140/90 mmHg ditemukan pada 7 peserta (14,9%), sedangkan 2 peserta (4,3%) memiliki tekanan darah ≥160/100 mmHg. Hasil tersebut menunjukkan adanya faktor risiko kardiometabolik yang perlu mendapat perhatian. Skrining kesehatan berbasis komunitas dapat menjadi sarana deteksi dini yang perlu dilanjutkan dengan edukasi, pemantauan, dan rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Hasil skrining tidak dimaksudkan sebagai penetapan diagnosis klinis.

