PEMBERDAYAAN LANSIA MELALUI IMPLEMENTASI SENAM ANTIHIPERTENSI SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN TEKANAN DARAH DI POSYANDU RAMBUTAN DESA PECALONGAN, BONDOWOSO
DOI:
https://doi.org/10.5281/q5fh1t65Keywords:
Anti Hypertension Exercise, Blood Pressure, The ElderlyAbstract
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang sering menjadi salah satu masalah kesehatan pada kelompok lanjut usia dan menjadi faktor risiko utama terjadinya berbagai penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke. Proses penuaan menyebabkan perubahan fisiologis pada sistem kardiovaskular, termasuk penurunan elastisitas pembuluh darah dan peningkatan kekakuan arteri, yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah pada lansia. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya pengendalian hipertensi melalui pendekatan nonfarmakologis sebagai bagian dari pemeliharaan kesehatan lansia. Salah satu bentuk intervensi nonfarmakologis dan pemberdayaan lansia serta keluarga yang dapat diterapkan adalah aktivitas fisik secara rutin melalui senam antihipertensi. Metode pengabdian masyarakat yang dilaksanakan adalah dengan mengajarkan senam antihipertensi pada lansia maupun pra lansia yang mengalami hipertensi, serta menganjurkan untuk diterapkan di rumah agar dapat membantu menstabilkan kondisi tekanan darah. Pencapaian target dan tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatnya kemampuan lansia dalam melakukan upaya pengendalian tekanan darah dengan melaksanakan aktivitas fisik rutin melalui senam antihipertensi yang diharapkan dapat dilakukan rutin saat pelaksanaan posyandu maupun dilaksanakan secara mandiri di rumah.

