PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN MELALUI PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR PADA HENTI JANTUNG MENDADAK DI KELURAHAN PAJANG, KOTA TANGERANG
DOI:
https://doi.org/10.5281/ast46858Keywords:
henti jantung mendadak; Bantuan Hidup Dasar; kader kesehatanAbstract
Henti jantung mendadak adalah keadaan darurat yang membutuhkan pengenalan cepat dan bantuan segera. Tenaga kesehatan dapat berperan sebagai penolong pertama karena mereka dekat dengan masyarakat; namun, kemampuan mereka dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar (BLS) perlu diperkuat melalui pelatihan berbasis praktik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam memberikan pertolongan pertama untuk henti jantung mendadak. Kegiatan ini dilakukan di Desa Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten, dan melibatkan 30 tenaga kesehatan. Program ini terdiri dari koordinasi, pretest, pendidikan, demonstrasi, praktik BLS berbasis manekin, simulasi kasus, posttest, dan evaluasi keterampilan. Berdasarkan ringkasan skor yang dilaporkan dalam manuskrip, skor pengetahuan rata-rata meningkat dari 45 pada pretest menjadi 76 pada posttest, yang mewakili peningkatan 31 poin. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan untuk mengenali korban yang tidak responsif, meminta bantuan, mengaktifkan layanan darurat, memposisikan tangan mereka, dan melakukan kompresi dada. Temuan ini mendukung penggunaan kombinasi pendidikan, demonstrasi, praktik, dan simulasi untuk memperkuat kesiapan tenaga kesehatan.

