PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU PKK MELALUI EDUKASI KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT GINJAL KRONIS DAN HEMODIALISIS
DOI:
https://doi.org/10.5281/nhadky27Keywords:
edukasi kesehatan, pemberdayaan, pengetahuan, hemodialisis, penyakit ginjal kronisAbstract
Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan yang membutuhkan upaya promotif dan preventif melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, pencegahan, dan terapi pengganti ginjal. Kelompok masyarakat seperti Ibu PKK dapat menjadi wadah strategis untuk pelaksanaan edukasi kesehatan secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kelompok Ibu PKK mengenai penyakit ginjal kronis dan hemodialisis melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Juli 2026 pada kelompok Ibu PKK RT 02 RW 10 Perumahan Lawang Asri, Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, dengan melibatkan 35 peserta. Edukasi diberikan selama 30 menit menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dengan bantuan leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan yang terdiri atas 10 pertanyaan dengan pilihan jawaban benar atau salah. Pengetahuan peserta diukur sebelum dan setelah edukasi melalui pre-test dan post-test. Data dianalisis secara kuantitatif dengan membandingkan rata-rata skor pengetahuan sebelum dan setelah edukasi. Rata-rata skor pengetahuan peserta sebelum edukasi sebesar 60%, sedangkan setelah edukasi meningkat menjadi 85%. Terdapat peningkatan sebesar 25 poin persentase pada skor pengetahuan peserta setelah mengikuti edukasi kesehatan. Edukasi kesehatan melalui metode ceramah, tanya jawab, dan leaflet menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kelompok Ibu PKK mengenai penyakit ginjal kronis dan hemodialisis. Pemanfaatan kelompok masyarakat yang telah terbentuk dapat menjadi strategi praktis dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan promosi kesehatan ginjal di tingkat komunitas.

