EDUKASI DIGITAL MELALUI MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAMORAMBE KABUPATEN DELI SERDANG
DOI:
https://doi.org/10.5281/1pce3225Abstract
Abstrak yang disusun dengan baik memungkinkan pembaca untuk
Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak balita yang berdampak buruk terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Pengetahuan ibu memegang peranan penting dalam pencegahan stunting, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi digital melalui media sosial terhadap pengetahuan ibu tentang stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental one-group pretest–posttest. Sampel penelitian terdiri dari 95 ibu yang memiliki anak usia 0–24 bulan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengetahuan ibu diukur sebelum dan sesudah intervensi edukasi digital melalui media sosial menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu setelah intervensi edukasi digital, yang dibuktikan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan nilai p sebesar 0,001 (p = 0,000 < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa edukasi digital melalui media sosial memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting serta berpotensi dimanfaatkan sebagai media promosi kesehatan. Oleh karena itu, disarankan agar puskesmas mengembangkan dan mengoptimalkan program edukasi digital berbasis media sosial secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam pencegahan stunting.

