PEMBERDAYAAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PENCEGAHAN DIARE MELALUI METODE ULAR TANGGA
DOI:
https://doi.org/10.5281/3077x165Keywords:
anak sekolah dasar, edukasi kesehatan, PHBS, Pencegahan Diare, Ular tanggaAbstract
Pendahuluan: Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan pada anak usia sekolah dasar yang dipengaruhi oleh rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), khususnya kebiasaan mencuci tangan. Pemberdayaan anak melalui edukasi yang menarik diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan diare. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah permainan ular tangga sebagai media edukasi interaktif. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif dengan metode ular tangga pada siswa sekolah dasar. Sasaran kegiatan adalah anak usia 10–12 tahun. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, permainan edukatif ular tangga, serta praktik enam langkah cuci tangan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai pencegahan diare setelah diberikan edukasi melalui metode ular tangga. Siswa lebih memahami pentingnya mencuci tangan dengan benar serta mampu mempraktikkan enam langkah cuci tangan. Metode ini juga meningkatkan partisipasi dan antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung. Pembahasan/Saran: Metode ular tangga sebagai media edukasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pencegahan diare. Disarankan agar kegiatan edukasi berbasis permainan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan PHBS pada anak usia sekolah dasar

