GERAK AKTIF LAWAN KANKER: EDUKASI SENAM NEUROMUSKULAR UNTUK KESEHATAN TULANG LANSIA
DOI:
https://doi.org/10.5281/ep6d2y50Keywords:
Bone Density; Health Education; Neuromuscular Exercise; Older AdultsAbstract
Salah satu komponen penting yang perlu diperhatikan pada lansia adalah kepadatan tulang, karena penurunan massa tulang yang progresif pada usia lanjut meningkatkan risiko osteoporosis dan patah tulang. Hal ini sangat relevan bagi lansia yang juga memiliki risiko kesehatan lain, termasuk kanker. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 38 peserta, metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, demonstrasi senam, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil menunjukkan mayoritas peserta belum pernah mendapatkan informasi terkait senam neuromuskular sebelumnya (94,8%) dan memiliki faktor risiko penyakit kronis seperti hipertensi. Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan, di mana kategori baik meningkat dari 21,1% menjadi 68,4%, sementara kategori kurang menurun dari 31,5% menjadi 5,3%. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti praktik senam. Kegiatan ini membuktikan bahwa kombinasi edukasi dan latihan fisik efektif dalam meningkatkan pemahaman serta kesadaran lansia terhadap pentingnya aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah penyakit degeneratif. Program ini diharapkan dapat berkelanjutan melalui pemberdayaan kader dan pembentukan kelompok senam lansia di masyarakat.

