PENYULUHAN TENTANG DETEKSI DINI PREEKLAMPSI

Authors

  • Yuningsih Universitas Cendekia Abditama Author
  • Isfara Universitas Cendekia Abditama Author
  • M.Sidiq Universitas Cendekia Abditama Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/kfeac157

Abstract

Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas ibu serta janin, khususnya di negara berkembang. Kondisi ini sering berkembang tanpa gejala awal yang jelas sehingga deteksi dini menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai diet pada preeklampsia melalui kegiatan edukasi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kelapa Dua pada 16 November 2025 dengan melibatkan 20 ibu hamil, 2 kader Posyandu, Ketua PKK, dan bidan desa. Metode yang digunakan meliputi pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, dilanjutkan dengan penyuluhan tentang nutrisi pada ibu hamil.

Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi, hanya 3 responden (13,6%) memiliki pengetahuan baik mengenai nutrisi pada kehamilan. Setelah dilakukan penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan menjadi 19 responden (86,3%) dengan kategori pengetahuan baik. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil terkait pentingnya nutrisi dalam pencegahan dan penanganan preeklampsia.

Kesimpulannya, penyuluhan kesehatan merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Diperlukan peningkatan edukasi berkelanjutan dan pelayanan antenatal yang optimal guna menekan angka komplikasi akibat preeklampsia.

  buatlah kata kuncinya :  

Kata kunci: Preeklampsia, deteksi dini, nutrisi ibu hamil, edukasi kesehatan, pengetahuan ibu hamil

Preeclampsia is a pregnancy complication that significantly contributes to maternal and fetal morbidity and mortality, particularly in developing countries. This condition often develops without clear early symptoms, making early detection very important. This study aims to improve pregnant women’s knowledge regarding dietary management in preeclampsia through health education activities. The community service activity was conducted in the working area of Kelapa Dua Public Health Center on November 16, 2025, involving 20 pregnant women, 2 Posyandu cadres, the head of PKK, and a village midwife. The methods used included a pre-test to measure initial knowledge, followed by health education on maternal nutrition.

The results showed that before the education, only 3 respondents (13.6%) had good knowledge regarding nutrition during pregnancy. After the counseling session, there was a significant increase to 19 respondents (86.3%) with good knowledge levels. This indicates that health education is effective in improving pregnant women’s understanding of the importance of nutrition in the prevention and management of preeclampsia.

In conclusion, health education is an effective strategy to improve pregnant women’s knowledge. Continuous education and optimal antenatal care services are needed to reduce complications caused by preeclampsia.

           

Downloads

Published

2026-06-09

Issue

Section

Articles

How to Cite

PENYULUHAN TENTANG DETEKSI DINI PREEKLAMPSI. (2026). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Keperawatan "Optimal", 3(2). https://doi.org/10.5281/kfeac157