EDUKASI KESEHATAN & SKRINING SEBAGAI DETEKSI DINI DIABETES MELITUS DAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI PERUMNAS CENGKARENG
DOI:
https://doi.org/10.5281/a4amn996Keywords:
Pengabdian kepada masyarakat, edukasi kesehatan, deteksi dini, diabetes melitus, hipertensiAbstract
Penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes melitus dan hipertensi merupakan masalah kesehatan utama yang prevalensinya terus meningkat di masyarakat. Upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan serta deteksi dini menjadi strategi penting dalam pengendalian PTM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat serta melakukan deteksi dini diabetes melitus dan hipertensi melalui edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan di GBI Perumnas Cengkareng, Jakarta Barat. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi kesehatan mengenai diabetes melitus dan hipertensi yang dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah, gula darah puasa, kolesterol, dan asam urat. Kegiatan ini diikuti oleh 119 peserta dengan mayoritas berusia 56–65 tahun (27,7%), berjenis kelamin perempuan (80,7%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (54,6%). Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 32,8% peserta mengalami hipertensi stadium I, 20,2% memiliki kadar gula darah puasa ≥126 mg/dl, 52,9% memiliki kadar kolesterol pada kategori waspada, dan 26,1% memiliki kadar asam urat tinggi. Secara umum, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan peningkatan pemahaman terhadap pentingnya deteksi dini dan pencegahan PTM. Kegiatan ini terbukti bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pengendalian diabetes melitus dan hipertensi serta dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan berbasis komunitas dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat

