EDUKASI KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MANAJEMEN DIRI PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KASREMAN KABUPATEN NGAWI

Authors

  • Endang Yuswatiningsih Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi Author
  • Endri Ekayamti Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi Author
  • Dika Lukitaningtyas Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi Author
  • Hamidatus Daris Saadah Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi Author
  • Raudhotun Nisak Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Ngawi Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/yn670m97

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang paling serius di dunia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, stroke, serta gagal ginjal. Pengendalian hipertensi tidak hanya bergantung pada terapi farmakologis, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh perilaku manajemen diri pasien. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan perilaku manajemen diri pada pasien hipertensi. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Kasreman Kabupaten Ngawi dengan sasaran 63 peserta yang memiliki riwayat hipertensi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media edukasi berupa power point dan leaflet serta instrumen evaluasi berupa kuesioner pengetahuan dan perilaku manajemen diri. Pengetahuan lansia diukur sebelum dan setelah penyuluhan kesehatan menggunakan kuesioner dengan kategori penilaian: baik (76-100%), cukup (56-75% dan kurang (<56%). Kuesioner perilaku manajemen diri dengan kategori: baik (80-100), cukup (60-79) dan kurang (<60). Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan Sebagian besar peserta mempunyai pengetahuan yang kurang (51%) tentang manajemen diri, setelah diberikan penyuluhan Kesehatan Sebagian besar peserta mempunyai pengetahuan cukup (51%) dan hampir separuh peserta mempunyai perilaku manajemen diri yang cukup (44%). Pendidikan kesehatan yang dilaksanakan secara terstruktur dan interaktif mampu meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta perilaku pasien dalam mengelola hipertensi secara mandiri. Peningkatan perilaku manajemen diri terlihat pada aspek kepatuhan minum obat, pengaturan pola makan sehat, aktivitas fisik, pengelolaan stres, serta kesadaran melakukan pemantauan tekanan darah dan kontrol kesehatan secara rutin. Tenaga kesehatan diharapkan dapat mengembangkan metode edukasi yang lebih inovatif dan sesuai dengan karakteristik masyarakat, seperti penggunaan media digital atau pendampingan berbasis komunitas.

 

Downloads

Published

2026-02-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

EDUKASI KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MANAJEMEN DIRI PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KASREMAN KABUPATEN NGAWI. (2026). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Keperawatan "Optimal", 3(1). https://doi.org/10.5281/yn670m97