EDUKASI TERAPI KOMBINASI NON-FARMAKOLOGI UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
DOI:
https://doi.org/10.5281/794mse41Keywords:
Health promotion Non-Pharmacological Combination Therapy Elderly HypertensionAbstract
Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak tahun 2024 dari 70.212 capaian pasien dengan Hipertensi, menunjukkan total kunjungan hanya 2.301, sedangkan data dari PKM Rangkasbitung 14. 801, kunjungan pasien hipertensi pada tahun 2024, sebanyak 3.479, dari data diatas menunjukan adanya gap, yang menunjukan bahwa banyak penderita hipertensi yang tidak rutin memeriksakan, ini menggambarkan bahwa pentingnya Tindakan preventif dengn edukasi terkait intervensi yang harus dilakukan, ini menegaskan potensi terapi non-farmakologi sebagai bagian integral dari manajemen hipertensi pada lansia, baik sebagai terapi tunggal maupun sebagai komplemen terhadap terapi farmakologi. Mengingat tingginya prevalensi hipertensi pada lansia dan potensi komplikasi yang serius, penerapan edukasi terapi kombinasi non-farmakologi ini dapat menjadi strategi yang berkelanjutan dan aman untuk meningkatkan kualitas hidup lansia dan mengurangi beban penyakit, edukasi terapi kombinasi non-farmakologi tidak hanya berfokus pada penurunan tekanan darah sesaat, tetapi juga memberdayakan lansia untuk mengelola kondisi mereka secara berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada terapi farmakologi, dan mencegah komplikasi serius.

