SOSIALISASI PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN IBU DAN BAYI DI DESA WONOSARI
DOI:
https://doi.org/10.5281/m2nfjb35Keywords:
Pernikahan dini, Kesehatan ibu, SosialisasiAbstract
Pernikahan dini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan di wilayah Wonosari karena berkontribusi pada tingginya angka kematian ibu dan bayi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja dan orang tua mengenai risiko kesehatan reproduksi akibat pernikahan usia muda. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan penggunaan media edukasi visual. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan dari rata-rata 41,2% menjadi 88,7%. Peserta kini lebih memahami risiko komplikasi persalinan dan keterkaitannya dengan kejadian stunting. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi yang terintegrasi di tingkat desa efektif dalam mengubah persepsi masyarakat untuk mencegah pernikahan usia dini demi menjamin derajat kesehatan ibu dan anak yang lebih baik.

