EDUKASI PENINGKATAN HEMOGLOBIN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA DI SMAN 1 LATAMBAGA KABUPATEN KOLAKA TAHUN 2025

Authors

  • Nurmitasari Institut Kesehatan dan Teknologi Bisnis Menara Bunda Kolaka Author
  • Jumiyati Institut Kesehatan dan Teknologi Bisnis Menara Bunda Kolaka Author
  • Rafda Institut Kesehatan dan Teknologi Bisnis Menara Bunda Kolaka Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/3tmc9h03

Keywords:

Hemoglobin Anemia Adolescents Health Education Community Service

Abstract

Anemia pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta produktivitas. Salah satu indikator utama anemia adalah rendahnya kadar hemoglobin, yang sering dipengaruhi oleh pola makan tidak seimbang dan kurangnya pengetahuan remaja mengenai gizi. Latar belakang tersebut mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi peningkatan hemoglobin sebagai upaya pencegahan anemia pada remaja di SMAN 1 Latambaga Kabupaten Kolaka. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai anemia, pentingnya hemoglobin, serta strategi pencegahan melalui pola makan gizi seimbang dan konsumsi tablet tambah darah. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dengan rancangan pre-test dan post-test. Kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan secara interaktif, diskusi, serta evaluasi pengetahuan menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan remaja setelah edukasi, ditandai dengan meningkatnya proporsi pengetahuan kategori baik dan menurunnya kategori pengetahuan kurang. Edukasi kesehatan terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam menurunkan risiko anemia pada remaja. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model health education berbasis sekolah yang berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan remaja.

ABSTRACT

Anemia among adolescents remains a significant public health problem that can negatively affect learning concentration, physical endurance, and overall productivity. One of the main indicators of anemia is low hemoglobin levels, which are often associated with inadequate nutritional intake and limited health knowledge among adolescents. This condition underlies the implementation of a community service activity focusing on hemoglobin improvement education as an effort to prevent anemia among adolescents at SMAN 1 Latambaga, Kolaka Regency. The purpose of this activity was to increase adolescents’ knowledge and awareness regarding anemia, the importance of hemoglobin, and preventive strategies through balanced nutrition and iron supplementation. The method used an educational approach with a pre-test and post-test design. Activities included interactive health education sessions, discussions, and knowledge evaluation using structured questionnaires. The results showed a significant increase in adolescents’ knowledge after the educational intervention, indicated by a substantial rise in the proportion of participants with good knowledge levels and a marked decrease in those with poor knowledge. These findings demonstrate that health education is an effective promotive and preventive strategy for reducing the risk of anemia among adolescents. This program is expected to serve as a sustainable school-based health education model to support long-term improvement in adolescent health outcomes.

Downloads

Published

2026-02-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

EDUKASI PENINGKATAN HEMOGLOBIN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA DI SMAN 1 LATAMBAGA KABUPATEN KOLAKA TAHUN 2025. (2026). OPTIMAL: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Kebidanan, 3(1). https://doi.org/10.5281/3tmc9h03