PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI KEGIATAN POSYANDU BALITA
DOI:
https://doi.org/10.5281/ecwqq491Abstract
Strategi penurunan stunting dapat dilakukan dengan meningkatkan peran komunitas maupun masyarakatdalam berbagai kegiatan misalnya melalui kelas ibu hamil, posyandu balita maupun posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan posyandu balita untuk pencegahan stunting. Metode pengabdian masyarakat adalah dengan observasional pada bayi dan balita, dengan melakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, pendikumentasian dan konsultasi kesehatan. Kegiatan posyandu dihadiri 38 bayi dan balita, terdapat 33 bayi balita dengan gizi normal, 1 baduta dan 1 balita gizi buruk dan 1 balita stunting. Pemberdayaan masyarakat melalui posyandu balita sangat bermanfaat dalam menurunkan stunting di Indonesia. Menimbang berat badan, mengukur tinggi badan setiap bulan, dapat mendeteksi status kesehatan anak dan kejadian stunting sejak dini, sehingga intervensi lebih lanjut dapat segera dilakukan

