PENDEKATAN BUDAYA JAWA DALAM PENDAMPINGAN KELUARGA BALITA UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN PRINGGOKUSUMAN YOGYAKARTA
Keywords:
Pengetahuan, Edukasi. StuntingAbstract
Stunting menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, prevalensinya menunjukkan tren penurunan menjadi 19,8% pada tahun 2024. Pendekatan berbasis budaya lokal menajdi strategi inovatif untuk meningkatkan efektivitas intervensi gizi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik keluarga balita dalam pencegahan stunting melalui pendekatan budaya Jawa di Kelurahan Pringgokusuman, Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pendampingan keluarga balita melalui edukasi, praktek pemberian makan, serta pemanfaatan nilai budaya Jawa, seperti guyup rukun, eling dal waspada dan andhap asor. Sasaran kegiatan adalah 40 keluarga balita. Data menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu dari rata-rata skor 62 menjadi 85, peningkatan praktik pemberian MP-ASI sesuai standar, serta penurunan risiko faktor determinant stunting. Pendekatan budaya Jawa terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi keluarga dan perubahan perilaku. Program ini direkomendasikan sebagai model intervensi berbasis kearifan lokal untuk percepatan penurunan stunting.

