OPTIMALISASI KESEHATAN MENTAL SISWA MELALUI INTERVENSI MANAJEMEN STRES AKADEMIK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMA IBNU HAJAR BOARDING SCHOOL DEPOK
Keywords:
Stres Akademik, Matematika, PHQ-9, Denyut Nadi, Kesehatan Mental RemajaAbstract
Tekanan akademik dalam mata pelajaran matematika sering kali menjadi pemicu utama distres psikologis pada remaja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban akademik terhadap kesehatan mental siswa melalui pendekatan fisiologis. Metode yang diterapkan adalah kuantitatif korelasional terhadap 25 siswa kelas XI di SMA Ibnu Hajar Boarding School. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) dan pengukuran denyut nadi menggunakan pulse oximeter sebelum (T0) serta sesudah (T1) pembelajaran. Hasil menunjukkan nilai standar deviasi usia sebesar 0,64 (homogen) dan skor PHQ-9 sebesar 7,96, yang mengindikasikan heterogenitas gejala depresi di antara responden. Variabilitas selisih denyut nadi (T1-T0) sebesar 6,47 menunjukkan respons fisik yang beragam. Uji korelasi Pearson menghasilkan nilai 0,2716, menunjukkan hubungan positif yang lemah antara tingkat depresi dan peningkatan denyut nadi. Disimpulkan bahwa siswa dengan skor PHQ-9 lebih tinggi cenderung mengalami peningkatan beban fisiologis saat terpapar pembelajaran matematika. Kegiatan ini merekomendasikan integrasi pendekatan pedagogis yang adaptif dan manajemen stres sebagai dasar kebijakan pendidikan modern untuk menjaga kesejahteraan mental siswa.

