OPTIMALISASI KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA MELALUI PENERAPAN SISTEM AKUAPONIK LELE–KANGKUNG PADA IBU BALITA WASTING DI PEKON PANDAN SURAT
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.19877075Keywords:
ketahanan pangan, akuaponik, balita, wastingAbstract
Wasting merupakan kondisi kekurangan gizi berdasarkan indeks berat badan menurut panjang badan dengan ambang batas Z-score <-2 SD. Faktor risiko wasting di pandan surat asupan makan balita kurang karena kondisi sisial ekonomi dan pengetahuan ibu balita kurang.Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah optimalisasi ketahanan pangan rumah tangga melalui penerapan sistem akuaponik lele–kangkung pada ibu balita wasting di pekon pandan surat. Metode pengabdian kepada masyarakat participatory action research melibatkan ahli gizi puskesmas, kader dan mahasiswa praktik kerja profesi. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada bulan oktober 2026 dengan target sasaran ibu balita wasting di pekon pandan surat sebanyak 9 orang. Tahapan kegiatan yaitu tahap persiapan (identifikasi masalah dan membuat media), 2.tahap pelaksanaan (edukasi gizi dan pelatihan akuaponik budidaya ikan lele dan kangkung), 3.tahap evaluasi (prepost test pengetahuan, wawancara dan diskusi kelompok terfokus untuk menilai tingkat pemahaman peserta terhadap prinsip kerja akuaponik serta keberlanjutan penerapannya di tingkat rumah tangga). Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan terkait wasting dan akuaponik budidaya ikan lele dan kangkung berhasil diterapkan karena kemudahan pengaplikasian, dan bahan yang digunakan sederhana. Peningkatan pengetahuan ibu terkait wasting dan ketersediaan produksi lauk hewani dan sayuran secara mandiri dilahan terbatas dapat meningkatkan praktik pemberian makan balita wasting dengan ketersediaan pangan bergizi bagi rumah tangga.

